Mar 24, 2014

The Making of Matryoska Daruma

Boneka Daruma pertama kali ditemukan dalam wujud mainan tradisional Jepang Okiagari-koboshi (起き上がり小法師 berupa mainan kayu berbentuk (nyaris) bundar yang jika digulingkan akan kembali berdiri ke posisinya semula.  Boneka Daruma umumnya memiliki karakter wajah laki-laki bermata bundar, alis tebal, brewokan, tanpa lengan dan kaki.  Ia adalah representasi dari Bodhidarma, seorang biksu asal India yang pertamakali menyebarkan ajaran Budha di wilayah Jepang (lebih dikenal dengan nama Daruma Daishi).  Dibuat tanpa lengan dan kaki mengacu pada posisi meditasinya di sebuah gua selama sembilan tahun tanpa pernah tertidur sedikitpun. 
Woodblock print by Yoshitoshi 1887 (source: http://en.wikipedia.org/wiki/Bodhidharma)

By Hakuin Ekaku 白隠慧鶴 (1685-1768). H 122.0 cm x W 58.2. (source: http://ashweena.wordpress.com/2012/09/08/daruma-bodhidharma/)

source: princejj.com
Bagi yang percaya, boneka Daruma ini dijadikan jimat keberuntungan.  Jimat boneka Daruma dijual tanpa pupil mata. Pupil mata kiri Daruma dilukis sendiri oleh pemiliknya ketika memohon sesuatu. Kemudian ketika permohonannya tercapai, giliran pupil mata kanan dilukis sebagai tanda keinginannya sudah lengkap. Warna jimat boneka Daruma pun beragam, sesuai dengan keinginan dan harapan yang ingin dicapai:
  • merah: keberuntungan dan nasib baik
  • ungu  : kesehatan dan umur panjang
  • kuning: rasa aman dan perlindungan
  • emas:  kesejahteraan dan kemakmuran
  • putih : cinta dan kasih sayang
Nah, sekian dulu intro tentang boneka Darumanya.  Berhubung saya punya stok matryoshka yang bentuknya gendut (bentuknya berbeda dari matryoshka Bugis saya yang lalu), kenapa tidak saya manfaatkan saja menjadikannya boneka Daruma? Tentu saja tidak untuk di gulingkan layaknya mainan okiagari, sebab kerangka dasarnya jauh berbeda. 

Kali ini saya tidak sedang membuat jimat lho ya...(ngeri ah!).  Berbekal buku  yang saya pinjam dari Sakyo Toshokan (perpustakaan wilayah) akhirnya saya memilih wajah Daruma yang brewokan, padahal banyak juga pilihan wajah boneka Daruma yang lucu dan kawaii (baca: terobsesi dengan Hugh Jackman sih!) ^^ 


credit: notes pouch by Cemprut

soon available in my art shop :)

Mar 10, 2014

Sulitnya Membuat Snowman!

Musim dingin tahun ini sebentar lagi akan berakhir.  Namun rupanya kuantitas salju di Kyoto tidak setebal dan seempuk yang saya bayangkan.  Paling maksimal hanya sekitar 5-7 cm, kemudian salju pun luruh seiring hangatnya matahari tengah hari. Untuk bisa menikmati salju yang tebal dan empuk, biasanya orang-orang pergi ke Shiga Prefecture (kurang lebih dua jam perjalanan).  Wilayah Shiga (lupa nama tempatnya) yang kami kunjungi berupa pengunungan dengan hutan pinus yang mendominasi sepanjang jalan.  





Begitu ketemu dengan salju yang tebalnya sebetis orang dewasa, kami langsung membuat Snowman (efek kebanyakan nonton film barat).  Membuat Snowman ternyata tidak semudah yang saya kira.  Tekstur salju yang lembut dan rapuh membuat kami berkali-kali gagal hanya untuk membentuk bola salju berukuran sekepalan tangan.  Paling maksimal yang kami bisa buat adalah gundukan salju macam di mangkuk es campur >_<  Membuat bola salju yang bulat sempurna sebesar ban mobil hanyalah mimpi belaka.  Satu hal yang cukup sukses dipraktekkan dari film-film kartun yang saya nonton adalah membuat bola salju dengan cara digelindingkan :)




Untuk membuat sebuah karya yang sempurna butuh pengalaman yang cukup dan keterampilan yang memadai.  Dua jam berkutat dengan salju menjadi tidak ada apa-apanya untuk membuat sebuah Snowman yang bulat sempurna :(



 Ah, lebih mudah menggambar Snowman memang :)