Dec 31, 2012

Avatoon Untuk Rahmawati

Hari terakhir 2012 diisi dengan menggarap avatoon untuk Rahmawati (@rahmahambali), salah seorang member Indonesia's Sketchers Makassar yang juga hobi menulis puisi.  Blognya bisa dikunjungi di sini.  Kalau teman-teman berminat gabung dengan sketchers Makassar lainnya bisa mention ke akun Twitternya :)



pencil sketch

instagram version

original version, done with watercolor on paper

Dec 27, 2012

On The Way to Makassar


Avatoon Keyka's Family dan ilustrasi Kailong ini sedang dalam perjalanan dari Kyoto menuju Makassar untuk menemui para pemiliknya.  Terimakasih atas apresiasinya pada karya-karya Perduliar Art :)

[giveaway] Butterfly on Hat

watercolor + penbrush on paper


Hai, untuk meramaikan tahun baruan nanti akan ada giveaway buat kalian.  Ilustrasi original lengkap dengan frame, fresh from Kyoto lho (jadi cuma satu buah saja).

Buat yang berminat memilikinya, caranya mudah kok;

  1. follow blog perduliart 
  2. follow akun twitter perduliart
  3. jangan lupa tinggalkan alamat blog, nama akun twitter dan alamat email kamu pada kolom comment di blog ini ya 

Nama teman-teman yang telah terdaftar akan diundi di minggu pertama Januari 2013.

p.s. Giveaway ini hanya berlaku untuk teman-teman yang berdomisili di Indonesia.  

Good Luck :)

Dec 25, 2012

Dear Santa (Mr. Polar Bear's Christmas Wish)

watercolor on paper

Selamat hari raya Natal buat teman-teman yang merayakannya.  
Semoga kita bisa merawat bumi ini agar tetap 'awet muda' :)

Dec 24, 2012

Melukis Kailong (2)

Ini Kailong yang sedang bermain-main dengan bunga yang ditanam Bapak di tepian Jalan G. Dieng, Sorowako :)

Kali ini coba melukis diatas Maruman jenis S142V (Vifart, Rough 242g) post card size watercolor paper yang acid free.  Bedanya dengan kertas watercolor Maruman yang biasa, nampaknya cat air lebih susah terserap diatas permukaan watercolor paper yang acid free ini. 



watercolor on paper

Dec 22, 2012

Avatoon Untuk @mokoapa

Kali ini berkesempatan menggarap avatoon buat @mokoapa, seorang fans berat Manchester United asal Makassar. Dan baru kali ini juga di Twitter saya disapa 'Ses'.  Biasanya saya disapa 'Mas', kadang Bro', pernah juga 'Daeng' (tentu saja oleh mereka yang belum kenal betul).  Ah..nasib twitteran pakai akun alter-ego :')


pencil sketch

instagram version

original version, done with watercolor on paper

Dec 18, 2012

Asobo*

*Asobo (bahasa Jepang) artinya 'Bermain'
Bagaimanapun cuacanya di luar sana, ayo bermain :)






done with watercolor on postcard size paper

Dec 16, 2012

Sneak Peek: Umbrella Girls

Hujan selalu menyisakan puisi yang indah, inilah mereka: para gadis cilik yang berpayung indah :)
Yang mana 'puisi' favorit kamu?





Dec 6, 2012

Rindu Kampung

Sebentar lagi liburan musim dingin tiba.  Waktunya bagi mereka yang merayakan natal untuk mudik dan berkumpul dengan sanak saudara.  Tetiba saya rindu keluarga di Sorowako.  Saya rindu suasana natalan di gereja depan rumah.  Saya rindu gema paduan suara dari para ibu yang latihan setiap sore di gereja.  Biasanya sejak memasuki bulan November, kami akan semakin sibuk di warung untuk melayani para pelanggan yang didominasi para pelajar yang rajin latihan untuk pementasan saat hari raya Natal tiba.  

Puncaknya saat perayaan Natal bersama.  Sejak sore hari warung kami sudah mulai diramaikan oleh anak-anak kecil yang membelanjakan uangnya untuk  membeli permen, es krim, snack dan minuman ringan.  Selanjutnya pelanggan ibu-ibu yang datang membeli apa saja (biasanya sih tissue) sekedar untuk mendapatkan pecahan uang kecil untuk sumbangan di gereja.  Giliran pelanggan bapak-bapak yang menukar uang besarnya dengan membeli rokok dan permen mint secukupnya.  

Saya masih ingat perayaan natal di gereja depan rumah kami tahun lalu.  Saat itu saya yang jaga warung.  Jelas sekali terdengar suara pendeta perempuan memberikan sambutan Natal.  Dengan aksen Manado, sang pendeta menghimbau agar perayaan natal hendaklah dilaksanakan dengan penuh khidmat dalam suasana kekeluargaan.  Tidaklah perlu memaksakan diri merayakan natal dengan cara yang glamour namun jauh dari kehangatan kekeluargaan," Jangan sampai ketika merayakan natal, Mama su siap betul deng baju yang so blink-blink! Baju Papa juga so blink-blink! Tapi begitu liat baju anak-anaknya, adooo...baju mereka bakuning-kuning*...!"   demikianlah pesan Ibu Pendeta :)

(*bakuning-kuning = dekil) 

Gereja Oikomene Sorowako, view dari warung (penbrush on paper)

Gereja Oikomene Sorowako, view dari teras atas rumah (drawing pen + watercolor on paper)


Dec 1, 2012

"Forever Hanami" Goes To Makassar







Senang sekali ilustrasi cat air “Forever Hanami” bisa ikutan Pameran Karya Pilihan Koleksi Galeri Nasional  Indonesia dan Perupa Sulawesi Selatan 2012.  Awalnya tidak terfikir sama sekali ikutan pameran ini, tapi setelah dibujuk sama Anggie untuk ‘coba-coba saja’ mengirimkan contoh karya (siapa tahu lolos kurasi) akhirnya saya mulai mencari-cari karya mana yang sekiranya sesuai dengan syarat seleksi. 

Nah, berikut ini adalah ketentuan seleksinya:
  1. Karya berbentuk 2D, 3D atau Video Art
  2. Ukuran karya 2D, maks. 2 x 2 m. Untuk karya 3D, ukuran karya maks. 4 x 4 x 4 m (outdor & indor)
  3. Tema karya “Bebas”
  4. Karya adalah produksi tahun 2011 (paling lama)
  5. Karya akan diseleksi oleh kurator dengan ketentuan:
    • Mengirim foto karya ukuran min 10R
      Tiap peserta dapat mengirimkan maks. 3 buah foto karya yang akan dipilih 1
      Foto karya dilengkapi dengan biodata dengan no.tlp yang jelas , konsep karya, keterangan media dan ukuran karya, serta foto diri peserta.
      Foto karya dikirim atau diantar langsung ke MakassArt Gallery  Jl. Jampea No. 1, Lt. 2, Makassar
      Foto karya diterima selambat-lambatnya tanggal 30 Oktober 2012
  6. Karya-karya yang telah diseleksi akan dihubungi via telepon, dan mengirimkan karya yang akan dipamerkan paling lambat tanggal 15 November 2012 ke MakassArt Gallery  Jl. Jampea No. 1, Lt. 2, Makassar. Dengan keseluruhan biaya ditanggung peserta
Berhubung sekarang tinggalnya di Kyoto, dimana biaya pengiriman barang ke Indonesia terhitung mahal, ditambah lagi biaya pameran ditanggung masing-masing-masing-masing peserta, maka karya yang paling masuk akal untuk diikutkan pameran adalah ilustrasi/lukisan cat air.  Cukup dimasukkan di amplop biasa dan dikirim layaknya surat biasa, ongkos pengiriman tentunya jauh lebih murah (bila dibandingkan mengirim lukisan diatas canvas, atau material untuk karya seni instalasi).  Tiga contoh karya yang coba saya kirim adalah Forever Hanami, Deja Vu: Teori Belalai Gajah, dan Dear Santa.  Pertengahan November pihak panitia  menghubungi bahwa “Forever Hanami” lolos kurasi :)  

source: innoangga.blogspot.com


Katalog

pada laman 82 :')

Pameran Karya Pilihan Koleksi Galeri Nasional Indonesia dan Perupa Sulawesi Selatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sul-Sel Drs.H. Jufri Rahman, Msi. didampingi oleh direktur Galeri Nasional Tubagus Andre Sukmana, kurator Galeri Nasional Kuss Indarto, dan kurator pendamping Perupa Sulawesi Selatan Dicky Tjandra.  Pameran digelar selama 5 hari, mulai dari tanggal 28 november hingga 2 Desember 2012 bertempat di Gedung Mulo, Jl. DR. Sam Ratulangi-Makassar.  Dalam kesempatan ini Galeri Nasional Indonesia menampilkan beberapa lukisan karya maestro nasional seperti S. Sudjojono, Affandi, Basuki Abdullah, dan Popo Iskandar yang disandingkan dengan karya para perupa Sulawesi Selatan mulai dari lukisan, patung dan instalasi.  Penyelenggaraan pameran ini hasil kerjasama Galeri Nasional Indonesia, MakassArt Gallery, dan Rumah Budaya Rumata’.


Pameran Karya Pilihan Koleksi Galeri Nasional Indonesia dan Perupa Sulawesi Selatan merupakan program ‘Pameran Keliling’ Galeri Nasional Indonesia yang diadakan minimal setahun sekali (tahun ini Sul-Sel mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah).  Tujuan Pameran Keliling untuk memperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat dalam negeri maupun mancanegara tentang eksistensi lembaga dan koleksi seni rupa (state collection) karya seniman Indonesia yang tersimpan di Galeri Nasional Indonesia. Serta merupakan ajang peningkatan kreativitas dan apresiasi seni serta mendorong spirit berkarya bagi perupa daerah.

Nov 30, 2012

Matebashii*

*Matebashii atau Pasania Edulis, lebih akrab dengan sebutan Edulis Acorn (salah satu dari 600 spesies Oak).  Merupakan tanaman endemik Jepang yang tersebar di pulau Honsu dan Kyusu.  Dengan tinggi maksimal mencapai 15 meter, tanaman ini banyak ditanam di sepanjang jalan sebagai pohon pelindung dan pemecah angin

Saat musim gugur tiba, bukan hanya kawanan Tupai yang panen.  Pun anak-anak TK dan SD di Kyoto ikutan panen mengumpulkan biji-bijian tersebut yang berserakan di rumput-rumput taman. Bebijian Oak itu nantinya akan digunakan dalam pelajaran crafting, diantaranya: membuat gasing, timbangan seimbang, juga alat musik dari botol plastik bekas.



watercolor on paper



watercolor on paper

Nov 29, 2012

Autumn Leaves (Koyo)

Kalau di musim semi ada  istilah 'Hanami-an' (kegiatan menikmati bunga Sakura bermekaran), maka di musim gugur ini ada istilah 'Momiji-an' atau istilah Jepangnya 'Momijigari' yaitu kegiatan menikmati tetumbuhan (umumnya) Momiji yang sedang berganti warna.  Momiji sendiri adalah tumbuhan Maple Jepang  yang bentuknya lebih kecil dibanding pohon Maple pada umumnya.  Di Kyoto, Momijigari mulai berlangsung pada pertengahan November hingga awal Desember. Para pemburu 'autumn leaves' (istilah Jepangnya adalah Koyo) terlihat membludak di stasiun-stasiun kereta dengan jalur yang melewati/menuju ke arah pegunungan. 

dedaunan Sakura di halaman depan apato

pohon Ginko yang keemasan di depan kantor Walikota Kyoto

Setidaknya ada tiga jenis pepohonan yang begitu populer untuk dinikmati keindahannya saat musim gugur di Jepang ini.  Yang pertama adalah pohon Momiji (Maple Jepang) dengan gradasi warna daun merah-orange-kuning. Yang kedua adalah pohon Ginko, yang menampilkan warna kuning cerah serupa pohon berdaun emas.  Yang ketiga adalah pohon Larch, sejenis pohon pinus.  

Pohon Sakura sendiri tidak terlalu populer saat musim gugur, padahal daunnya juga menampilkan gradasi  warna. Padahal kalau mau nih, cukup tanam pohon Sakura saja di halaman rumah dan itu sudah cukup untuk mewakili atmosfer Jepang dengan empat musim.  Di musim gugur dedaunannya akan bergradasi merah-orange-kuning, di musim dingin akan plontos tanpa daun, di musim semi bunganya akan bermekaran pink-putih, dan di musim panas daunnya akan berwarna hijau segar :)

daun Momiji
daun Ginko



Nov 22, 2012

Kertas + Gunting Kecil + Kesabaran Level Dewa = Hina Aoyama

Adalah setiap pukul 16.00 waktu Kyoto, dua buah film pendek selalu hadir sebagai menu pembuka sebelum parade acara khusus anak-anak tayang di saluran NHKE setiap harinya.  Seniman yang terlibat dalam film pendek tersebut berasal dari disiplin ilmu seni visual apa saja.  Mulai dari seni instalasi, seni lukis pasir, seni plastisin, seni jahit felt, seni paper cut, dan sebagainya yang akan selalu tampil bergiliran tiap bulannya.  Karya-karya mereka mengangkat tema tertentu dan membawa pesan yang mudah dipahami oleh anak-anak.   

Bulan lalu giliran film pendek yang menampilkan karya seni Kirie (papercut) yang mengangkat kisah tentang seorang peri laki-laki yang berupaya mencari teman bermain.  Ia memutuskan pergi dari negerinya yang serupa negeri Helloween dan akhirnya bertemu dengan seorang peri perempuan di taman bunga yang hangat dan ceria. Keseluruhan objek yang di tampilkan dalam film pendek tadi seratus persen hasil karya seni papercut.  

Saya jadi ingat pernah melihat karya serupa di sebuah siaran berita beberapa bulan silam yang mengulas tentang pameran seni papercut karya seorang seniman wanita Jepang.  Sayangnya, bahasa dan text yang ditampilkan diulasan berita tersebut tidak satupun yang saya bisa mengerti :( 
Barusan setelah Googling, barulah saya tahu nama senimannya. 

Hina Aoyama, dilahirkan di Yokohama, Jepang tahun 1970.  Kini bermukim di Prancis dan memantapkan kariernya sebagai super fine lacy-paper-cutting artist sejak tahun 2000.  Dalam berkarya dia hanya menggunakan sebuah gunting kecil untuk menghasilkan detil yang sangat-sangat halus.  Tema karyanya sendiri berkisar pada bunga, kupu-kupu, dan peri dan keindahan dunia dongeng.  


source: feltandwire.com
source: ofalldesign.blogspot.com
source: designyoutrust.com

source: designrelated.com


source: inspire3d.net
source: odditycentral.com
source: inspire3d.net

 proses Hina Aoyama berkarya

 Kirie of The World in Japan 2011