Jul 27, 2012

Meja Kerja Baru Untuk Karya Baru


Lihat gambar yang diatas?  Nah, itulah meja kerja saya selama menempati apato (apartemen) ini.  Itu adalah tempat tidur (rosban, istilah nenek saya) tanpa kasur.  Di atasnya saya harus berbagi ruang dengan tumpukan pakaian yang telah dicuci.  Meja kerja yang sebenarnya sih ada, cuma dipakai buat menyimpan barang-barang tertentu agar tidak bisa dijangkau oleh bayi-bayi yang baru belajar jalan ini.  Lagipula saat berkarya, saya lebih senang melantai dibanding duduk tenang di kursi.  Cuma tempat tidur ini agak ketinggian sebagai meja kerja dengan posisi duduk melantai.  Sampai secara tidak sengaja saya menemukan meja baru yang lebih nyaman!!

Ini dia!  Meja baru dengan ukuran yang pas.  Enak banget dipakai melantai.  Permukaannya empuk karena berlapiskan serat dakron tipis dan dibungkus dengan kain belacu.  Sangat efektif untuk menyerap luberan cat air dari pinggiran kertas.  Selain ringan, kedua kakinya bisa dilipat sehingga sangat efektif, efisien, dan mobile.  Mirip meja anak-anak yang rajin ikutan lomba menggambar di mall-mall :)  Bedanya meja kerja saya ini bentuknya tidak sepenuhnya persegi empat.  Di salah satu sisinya nampak agak melancip.  Mengingatkan kita pada meja setrikaan ya?  


Yup!  Sejatinya, meja kerja saya yang baru ini aslinya memang sebuah meja setrika :)  Di atas meja kerja baru saya ini, saya mencoba memulai karya baru: watercolor postcard, yaitu kartu pos yang berhiaskan lukisan cat air.  Kartu pos ini terbuat dari kertas khusus untuk cat air (produksi Maruman) dan sudah terpack dalam bentuk blank post card.  Kita dapat melukiskan apa saja pada bagian yang kosong tersebut.  

Di proyek kartu pos kali ini saya membuat seri Love Bird, terdiri dari lukisan burung-burung yang sedang bertengger di kabel listrik.  Sementara ini masih dalam proses pengerjaan, dan akan saya up date lagi jika telah rampung.  Ini dia sneak peek nya :)  

Jul 24, 2012

Avatoon Untuk Rosa

Rosa ini adalah teman seangkatan saya saat ikut workshop Woman Write Novel tahun 2006 yang diselenggarakan oleh Ininnawa bekerjasama dengan Insist Jogja.  Saat ini kerjanya adalah ngawasin gempa alias PNSnya BMG di Kendari.  Punya online shop khusus perlengkapan baby bernama LaBiccu Goods Kendari.  Disamping itu semua, Rosa adalah seorang ibu dan chef terbaik untuk anak semata wayangnya: Arung Q. Masagena :)



follow @rosaa85

Jul 18, 2012

Holla Ghost

Avatoon ini untuk adik laki-lakiku tercinta GHOST.  Selain jago basket, dia juga jago membuat ilustrasi cuma bedanya dia lebih memilih tembok sebagai medianya.  Dia dan teman bomber Makassar lainnya tercatat sebagai pasukan Never Mind Enemy (NME).  Dibawah ini adalah karyanya yang paling saya suka.  Karena dibanding karya-karya sebelumnya yang hanya berupa tulisan, karyanya kali ini punya konsep gambar 'mulut mengaga' dengan memanfaatkan bidang tembok yang jebol.  Keren kan?  :)

*ralat:  ternyata grafiti ini hasil kolaborasi NME crew, hehe...
tampak depan
tampak samping
Sebenarnya sejak dari awal tahun dia minta dibuatkan avatoonnya, cuma baru bisa terealisasi sekarang. Enjoy your avatoon, Bro :) 

DuoGemini fans berat paman HollaGhost 
sepertinya ini terlalu chibi untuk seorang bomber seperti dia, apa boleh buat :p
follow:  @hollaGhost

Jul 11, 2012

Parade 'Double Avatoon'

Juni lalu saya berkolaborasi dengan adik saya Yufinats untuk membuat Double Avatoon (avatar cartoon) atau semacam avatoon dua sisi: satu buatanku dan satunya buatan adikku.  Tujuannya simple saja, agar  mereka punya alternatif avatoon untuk dipasang bergantian.  Saking banyaknya peminat, jadinya harus memakai sistem nomer antrian segala :)

Caranya agar bisa mendapatkan nomer antrian:  
  1. follow akun twitter @perduliart dan @yufinats
  2. submit foto yang ingin dijadikan avatoon dengan me-mention kami, 
  3. sertakan lima ciri fisik yang paling 'kamu banget' atau hobi
  4. selanjutnya avatoon akan kami buat berdasarkan interpretasi kami masing-masing 
Ow ya tentang avatoon ini, pernah ada yang bertanya,"avatoonnya pakai aplikasi apa ya?"  
Dear, avatoon kami 100% adalah hasil gambar tangan (bukan bekas tamparan di pipinya Betharia Sonata lho ya..).  Mulai dari proses sketsa, mewarnai dengan cat air, semua dilakukan secara manual dan hati yang riang.  Nanti pada proses dokumentasi untuk dijadikan file JPG, saya sendiri memakai jasa pemotretan Instagram --> filter: Lo-fi.  

Nah, sila disimak Doble Avatoon teman-teman yang berhasil mendapatkan nomer antrian :)

@simusi yang hobi diving dan motret

@iwul_sari yang hijaber

@Barack_AM yang suka merajut dan berkebun

@mommybrilian & brilly 
@lina_nurfalina dan gadis kecilnya

@gojimal dan ombak

@qqiute ibu dokter yang suka bunga

@MommyCenna yang punya tahi lalat di wajah

@_tule si ayam cakep dari timur

@kasma_wati yang pakai bawahan polkadot

@tenrycicilya  si baby boy suka makan jeruk
@marniearianto yang suka membaca dan berkebun

@hildatriany hijaber dan suka merajut

@nyomnyomz yang suka travelling dan punya segudang kegiatan

@lailaalfu hijaber dan suka merajut

Jul 1, 2012

Pisang Termahal

Satu hal yang terjadi di bulan-bulan pertama saat menetap di tempat yang baru ini adalah saya selalu membanding-bandingkan harga barang antara yang di Makassar dengan yang di Kyoto.  Jika di Makassar harga untuk 25 kg beras sekitar Rp 170.000 - Rp 200.000, maka di Kyoto  beras 10 kg saja harganya jika dirupiahkan sekitar Rp 400.000!  Siapa yang tidak merinding kalau sudah begini :|

Begitu juga dengan pisang ini.  Di Makassar hanya bermodalkan uang Rp 10.000,- bisa membawa pulang satu sisir pisang, di Kyoto ini harga pisang sekitar Rp 29.000-Rp.30.000 per empat buah!  Sampai saat ini, inilah pisang termahal yang pernah saya beli.  Bisa-bisa pingsan berdiri jadinya :/

Penampakan pisang yang baru di beli dari 'kombini' (Convenience Store) , kulitnya berwarna kuning cerah

Penampakan pisang yang telah bermalam untuk beberapa hari lamanya, kulitnya dipenuhi flek-flek coklat