Oct 20, 2012

Acrylic Painting + Koi + Resin = Riusuke Fukahori

September 2012, pertama kali jalan-jalan ke blognya Mba Eunike Nugroho, seorang watercolor artist dengan spesialisasi botanical illustration.  Melihat karya-karyanya yang sangat realis dan detil, serasa ingin berhenti saja melukis cat air :(  Mba Eunike pun tidak segan berbagi tips seputar hal teknis melukis cat air, misalnya: cara memilih kertas khusus cat air, cara membersihkan kuas yang benar, hingga cara mengaplikasikan masking fluid.

Melalui blognya pula saya berkenalan dengan karya Riusuke Fukahori (postingan tersebut diunggah bulan Januari 2012).  Dan memang belakangan ini nama Riusuke Fukahori tengah naik daun dan menjadi topik perbincangan di kalangan penikmat seni atas karya lukis resinnya.  

teknik lukis Riusuke Fukahori yang tengah dibahas dalam siaran tv lokal Kyoto, Oktober 2012

Suatu hari saat berada pada puncak stresnya, Fukahori memutuskan untuk berhenti berkesenian.  Ia terbaring pasrah di kamarnya yang sempit dan hanya ditemani oleh Money, seekor Koi betina hasil tangkapannya saat festival musim panas tujuh tahun yang lalu.  Ketika mata mereka bersitatap, barulah Fukahori sadari betapa selama ini  Money tingggal dalam aquarium yang penuh dengan kotoran.  Saat hendak membersihkannya, Fukahori melihat punggung Koi nya berbinar indah didalam air yang begitu kotor.  Lama ia mengamati keindahan si Koi, hingga akhirnya  Fukahori mendapatkan pencerahan dan energi baru.  Ia pun menuangkan rasa terimakasihnya pada Koi betinanya itu kedalam karya-karya terbarunya.  

source:  http://goldfishing.info/works/resins.html

source:  http://goldfishing.info/works/resins.html

source:  http://goldfishing.info/works/resins.html

Riusuke Fukahori  menggunakan cat acrylic dalam melukis Koi-Koinya.  Satu per satu bagian tubuh Koi dilukis diatas layer demi layer cairan resin yang telah mengering, hingga menghasilkan sebentuk karya tiga dimensional yang begitu menawan.  Selama ini karya resin yang saya tahu hanya sebatas gantungan kunci kupu-kupu yang diawetkan, souvenir khas dari daerah Bantimurung - Sulawesi Selatan :)



No comments:

Post a Comment